DaiChi-Yummie

DaiChi-Yummie

Senin, 14 Juni 2010

tugas semester 4 khu "yang sempat AKhu Masukin ke BLog..hehehe


TUGAS
ANATOMI TUMBUHAN

Membuat 160 soal + jawaban















Dosen : Ibnu hajar M.pd


Disusun oleh:

Nama : DINA EFTERIA
NIM : 086510299
Prodi : BIOLOGI.4B
Semester : IV (Empat)



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKANBARU
2010






BAB 1
PENDAHULUAN

1. siapakah orang pertama kali mengawali adanya anatomi tumbuhan dan pada tahun berapa ?
jawaban :
anatomi tumbuhan diawali oleh Nahemiah Grew dan Marcello Malpighi ditahun 1671.

2. ada berapa pembagian anatomi tumbuhan berdasarkan hierarki dalam kehidupan ?
jawaban :
ada 3.yaitu :
• Organologi, mempelajari struktur dan fungsi organ berdasarkan jaringan-jaringan penyusunnya;
• Histologi, mempelajari struktur dan fungsi berbagai jaringan berdasarkan bentuk dan peran sel penyusunnya; dan
• Sitologi, mempelajari struktur dan fungsi sel serta organel-organel di dalamnya, proses kehidupan dalam sel, serta hubungan antara satu sel dengan sel yang lainnya. Sitologi dikenal juga sebagai biologi sel.
3. jaringan-jaringan dasar yang menyusun tiga organ pokok tumbuhan yaitu terdiri atas ?
jawaban :
a.akar









b.batang









c.daun























4. bagaimanakah perbedaan struktur anatomi tanaman dikotil dan monokotil,coba anda jelaskan dengan menggunakan gambar ?
jawaban :
perbedaannya adalah :















5. apa sajakah jaringan penyusun pada akar ?
jawaban :
akar tersusun dari jaringan-jaringan berikut :
• epidermis
• parenkim
• endodermis
• kayu
• pembuluh (pembuluh kayu dan pembuluh tapis) dan
• kambium pada tumbuhan dikotil.

6. bagaimana hubungan anatomi tumbuhan dengan segi lain dari tumbuhan ?
jawaban :
dalam mempelajari tumbuhan dari segi horikultural,agronomi,patologi maupun ekologi,senantiasa diperlukan pemahaman mengenai bentuk dan struktur tumbuhan sehubungan dengan fungsinya.sehingga anatomi itu juga berperan penting dalam antar ilmu,karena anatomi adalah ilmu yang mengkaji tentang stuktur dalam bagian tumbuhan.

7. coba anda jelaskan salah satu contoh penelitian tumbuhan yang berhubungan dengan peran anatomi dengan tumbuhan lain ?
jawaban :
salah satu contohnya adalah kajian tentang perkembangan dan organisasi yang dilakukan berdasarkan korelasi antara perubahan biokimiawai dan struktur dalam tanaman percobaan.korelasi ini lebih meluaskan pemahaman tentang struktur yang berkembang dibandingkan dengan hasil yang didapat dengan hanya memperhatikan perubahan biokimia yang mengungkapkan informasi tentang jumlah,ukuran,dan struktur sel.



















BAB 11
STRUKTUR UMUM TUMBUHAN
.
1. ada berapakakah pembagian dunia tumbuhan secara umum,jelaskan !
Jawaban :
Secara umum dunia tumbuhan dibagi menjadi tumbuhan berpembuluh ( tracheophyta ) dan thallophyta ( tidak memiliki jaringan pembuluh : alga,lumut,dan lumut kerak )

2. sebutkan pengertian dari jaringan tumbuhan !
Jawaban :
Jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang tersusun atas sel sel yang mempunyai kemampuan totipotensi yang berbeda dengan jaringan hewan, manusia artinya jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang kemampuan membelah , memanjang dan defrensiasinya tak terbatas sehingga dari kemampuannya jaringannya , organisme tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan Vegetatif mengingat kemampuan totipotensi itu .
Tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan.



.














3. apa saja jaringan pada tumbuhan tersebut ? sebutkan beserta pengertiannya !
Jawaban :
jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam :
1.Jaringan meristem/muda
2. Jaringan dewasa
Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah dan jaringan ini relatif sangat muda , sitoplasmanya penuh , mempunyai kemampuan totipotensi yang tinggi karena kemampuan membentuk jaringan yang lain berupa jaringan dewasa.
Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti melaukakan totipotensi , jaringan ini hanya membelah tetapi tidak melakukan defrensiasi membentuk jaringan lain .
4. gambarlah jaringan epidermis dan jelaskan ciri – cirinya ?
Jawaban :
Gambar jaringan epidermis :









jaringan Epidermis adalah
• Jaringan yang letaknya paling luar
• Jaringan epidermis tersusun atas sel-sel hidup berbentuk pipih selapis yang berderet rapat tanpa ruang antar sel.
• Tidak mengandung khlorofil kecuali pada epidermis tumbuhan Bryophita dan Pterydophyta serta sekitar epidermis pada sel penutup stomata
• Bentuk sel jaringan epidermis seperti balok
• Mengalami modifikasi membentuk aneka ragam sel yang sesuai dengan fungsinya
• Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis.
5. apakah fungsi dari jaringan epidermis itu sendiri ?
Jawaban :
Fungsi jaringan epidermis antara lain :
• Pelindung / Proteksi jaringan didalamnya
• Tidak dapat ditembus air dari luar, kecuali akar yang muda, bisa kemasukan air karena osmosis
• Peresap air dan mineral pada akar yang muda.
• Oleh karena itu akar-akar yang muda epidermisnya diperluas dengan tonjolan-tonjolan yang disebut bulu akar.
• Untuk penguapan air yang berlebihan. Bisa melalui evaporasi atau gutasi
- Tempat difusi O2 dan CO2 sewaktu respirasi, terjadi pada epidermis yang permukaannya bergabus.
6. menurut fungsinya,parenkim terbagi menjadi berapa macam ? jelaskan !
jawaban :
Menurut fungsinya parenkim dapat dibagi menjadi:
Parenkim assimilasi adalah parenkim yang terletak di bagian tepi organ dan di dalamya terdapat kloroflas. Contoh: daun dan batang yang berwarna hijau.

Parenkim penimbun adalah parenkim yang terletak di bagian dalam tubuh. Contoh: empulur batang, akar dan umbi.

Parenkim air adalah parenkim parenkim yang terdapat pada tumbuhan xerofit atau epifit yang berfungsi sebagai penimbun air untuk menghadapi msa kering. Sel-selnya besar, dindingnya tipis, tidak mengandung kloroflas, plasma selnya sedikit, vakuolanya besar-besar dan terkadang berisi lender.

Parenkim udara adalah parenkim yang ruang antar selnya besar, sel-sel penyusunnya bulat atau seperti bintang.
Parenkim pengangkut adalah parenkim yang sel-sel penyusunnya berbentuk memanjang menurut arah pengankutannya. Umumnya terdapat pada batang

7. coba anda sebutkan tipe-tipe berkas pengangkut pada jaringan pengangkut ?
Jawaban :
a.Kolateral dimana xylem dan floem letaknya saling berdampingan, umunya floem di sebelah luar xylem
- Kolateral tertutup: bila xylem dan floem berdampingan langsung dan berkas itu dikelilingi oleh serabut
- Kolateral terbuka: bila xylem dan floem terdapat cambium

b. Bikolateral dimana mempunyai urutan floem dalam, xylem, cambium dan floem luar. Contoh; batang Curcubitacea

c. Konsentris dimana xylem membungkus floem atau sebaliknya
- Konsentris amfibikral: bila floem mengelilingi xylem. Contoh: batang Pterydophyta
- Konsentris amfifasal: bila xylem mengelilingi floem. Contoh: batang Aloe vera

d. Radial jika xylem dan floem tidak membentuk suatu berkas karena dipisahkan oleh jaringan dasar.





BAB 3 – SEL -
1. coba anda jelaskan sejarah perkembangan dan pengetahuan sel ?
jawaban :
Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata bahasa Latin cellula yang berarti rongga/ruangan.









Gambaran sel gabus berdasarkan penelitian Robert Hooke
Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.
Makhluk hidup (organisme) tersusun dari satu sel tunggal (uniselular), misalnya bakteri, Archaea, serta sejumlah fungi dan protozoa) atau dari banyak sel (multiselular). Pada organisme multiselular terjadi pembagian tugas terhadap sel-sel penyusunnya, yang menjadi dasar bagi hirarki hidup.







Sel selaput penyusun umbi bawang bombay (Allium cepa). Tampak dinding sel dan inti sel (berupa noktah di dalam setiap 'ruang'). Perbesaran 400 kali.
Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme, namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri. Sel-sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling bekerja sama dalam organisasi yang sangat rapi.
2. sel mempunyai struktur organel yang bermacam- macam,coba anda sebutkan organel – orgenel sel tersebut beserta penyusunnya ! dan gambarlah bagian – bagian dari inti sel !

jawab :
a. Membran Plasma
Tersusun atas lemak (lipid) dan protein (lipoprotein).

b. Sitoplasma
Tersusun atas:
- cairan: sitosol
- padatan: berupa organela-organela
c. Nukleus
Merupakan organel terbesar, berbentuk bulat, membran rangkap. Di dalam nukleus terdapat nukleoplasma, yang terdiri atas benang 'kromatin' yang tersusun atas DNA, RNA dan protein. Selain itu terkadang terbentuk nucleolus
d. Sentriol
Hanya dimiliki sel hewan.
e. Retikulum Endoplasma (RE)
Berbentuk benang-benang jala meliputi:
- RE kasar: terdapat ribosom, b'fungsi utk transpor & sintesis protein.
- RE halus: tdk t'dpt ribosom, b'fungsi utk transpor & sintesis lemak & steroid.

f. Badan mikro
Terdiri:
- Peroksisom: mengandung enzim katalase.
- Glioksisom: mengandung enzim katalase & oksidase.
Vakuola
Vakuola sel tumbuhan b'sifat menetap.
g. Ribosom
Tersusun dr protein & RNA, b'bentuk bulat & tdk b'membran.
h. Kompleks Golgi
Terdiri atas membran b'bentuk kantong pipih. Pd sel tumbuhan, kompleks golgi disebut diktiosom.
i. Lisosom
Merupakan membran b'bentuk kantong kecil b'isi enzim hidrolitik yg b'fungsi dlm pencernaan intrasel.
j. Plastida
Organela yg mengandung pigmen, meliputi:
- Kloroplas: plastida yg mengandung pigmen klorofil/hijau.
- Kromoplas: plastida yg mengandung pigmen merah, jingga, kuning.
- Leukoplas: plastida yg tdk mengandung pigmen.
k. Mikrofilamen
Tersusun atas protein aktin.
l. Dinding Sel
Tersusun atas protein selulose, hemiselulose, pektin & lignin.
Gambar dari inti sel dan bagian – bagiannya :
















3. apakah fungsi dari membran plasma dan nukleus !
jawab :

a. Fungsi membran plasm melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat dan sebagai penerima rangsang dari luar sel.

b. Fungsi nukleus sebagai pengendali seluruh aktivitas sel, pengatur pembelahan sel dan pembawa informasi genetik.

4. apa perbedaan antara struktur sel eukarotik dan struktur sel prokariotik !
jawaban :
Sel Eukariotik memiliki membran nukleus dan sistem endomembran.
Berikut struktur sel eukariotik:
1. Sel tumbuhan terdiri dari: nukleus, RE kasar, RE halus, ribosom, kompleks golgi, lisosom, membran plasma, mikrotubulus, mikrofilamen, mitokondria, badan mikro, kloroplas, vakuola, dinding sel.
2. Sel hewan terdiri dari: (membran nukleus, nukleoplasma+DNA, nukleolus) nukleus, vesikula, lisosom, RE kasar, RE halus, kompleks golgi, vesikula, sentriol, mitokondria, membran plasma, mikrofilamen, mikrotubulus.

Sel prokariotik mempunyai membran plasma, sitoplasma yang mengandung ribosom, mesosom, kromator (pigmen) dan materi inti (DNA dan RNA).
Sel prokariotik tidak mempunyai membran inti dan sistem endomembran seperti retikulum endoplasma dan kompleks golgi. Selain itu tidak memiliki mitokondria dan kloroplas. Yang termasuk sel prokariotik adalah bakteri dan alga biru.
Berikut bagian struktur sel bakteri Escherichia coli:
- pilus
- ribosom
- kapsul
- dinding sel
-membran plasma
- daerah nukleoid (DNA)
- mesosom
- flagela

5. coba anda jelaskan perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan beserta gambar !
jawaban :
perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan adalah

Sel Hewan
1. tidak memiliki dinding sel
2. tidak memiliki plastida
3. memiliki lisosom
4. memiliki sentrosom
5. timbunan zat berupa lemak dan glikogen
6. bentuk tidak tetap
7. pada hewan tertentu memiliki vakuola, ukuran kecil, sedikit

Sel Tumbuhan
1. memiliki dinding sel dan membran sel
2. umumnya memiliki plastida
3. tidak memiliki lisosom
4. tidak memiliki sentrosom
5. timbunan zat berupa pati
6. bentuk tetap
7. memiliki vakuola ukuran besar, banyak

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan :
a.Sel hewan b.sel tumbuhan
















6. coba anda jelaskan pertumbuhan dan perkembangan sel berdasarkan siklus sel dan jelaskan fase – fase pada siklus sel tersebut !

jawaban :
Siklus sel adalah proses duplikasi secara akurat untuk menghasilkan jumlah DNA kromosom yang cukup banyak dan mendukung segregasi untuk menghasilkan dua sel anakan yang identik secara genetik. Proses ini berlangsung terus-menerus dan berulang (siklik)
Pertumbuhan dan perkembangan sel tidak lepas dari siklus kehidupan yang dialami sel untuk tetap bertahan hidup. Siklus ini mengatur pertumbuhan sel dengan meregulasi waktu pembelahan dan mengatur perkembangan sel dengan mengatur jumlah ekspresi atau translasi gen pada masing-masing sel yang menentukan diferensiasinya.
Fase pada siklus sel
1. Fase S (sintesis): Tahap terjadinya replikasi DNA
2. Fase M (mitosis): Tahap terjadinya pembelahan sel (baik pembelahan biner atau pembentukan tunas)
3. Fase G (gap): Tahap pertumbuhan bagi sel.
1. Fase G0, sel yang baru saja mengalami pembelahan berada dalam keadaan diam atau sel tidak melakukan pertumbuhan maupun perkembangan. Kondisi ini sangat bergantung pada sinyal atau rangsangan baik dari luar atau dalam sel. Umum terjadi dan beberapa tidak melanjutkan pertumbuhan (dorman) dan mati.
2. Fase G1, sel eukariot mendapatkan sinyal untuk tumbuh, antara sitokinesis dan sintesis.
3. Fase G2, pertumbuhan sel eukariot antara sintesis dan mitosis.
Fase tersebut berlangsung dengan urutan S > G2 > M > G0 > G1 > kembali ke S. Dalam konteks Mitosis, fase G dan S disebut sebagai Interfase.
7. apakah yang dimaksud dengan regenerasi sel dan diferensiasi sel !
jawaban :
Regenerasi sel adalah proses pertumbuhan dan perkembangan sel yang bertujuan untuk mengisi ruang tertentu pada jaringan atau memperbaiki bagian yang rusak.
Diferensiasi sel adalah proses pematangan suatu sel menjadi sel yang spesifik dan fungsional, terletak pada posisi tertentu di dalam jaringan, dan mendukung fisiologis hewan. Misalnya, sebuah stem cell mampu berdiferensiasi menjadi sel kulit.
Saat sebuah sel tunggal, yaitu sel yang telah dibuahi, mengalami pembelahan berulang kali dan menghasilkan pola akhir dengan keakuratan dan kompleksitas yang spektakuler, sel itu telah mengalami regenerasi dan diferensiasi.
BAB 4
MERISTEM

1. coba anda deskripsikan tentang jaringan meristem beserta gambarnya ?
jawaban :
Jaringam meristem adalah jaringan muda yang terdiri dari sekelompok sel-sel tumbuhan yang aktif membelah. Ciri-ciri sel yang menyusun jaringan meristem adalah ukuran selnya kecil,sel berdinding tipis, mempunyai nukleus yang relatif besar,vakuola berukuran kecil, banyak mengandung sitoplasma, selnya berbentuk kubus.
Sel-sel meristem membelah terus untuk menghasilkan sel-sel baru, beberapa hasil pembelahan akan tetap berada dalam jaringan meristem dan disebut sel inisial atau sel permulaan. Sedangkan sel-sel baru yang digantikan kedudukannya oleh sel meristem disebut derivatif atau turunan.













2. Berdasarkan asal pembentukannya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga, sebutkan !
Jawaban
1. Promeristem.
2. Meristem primer.
3. Meristem skunder.
3. apakah pengertian dari :
a.promeristem
b.meristem primer
c.meristem sekunder
d.kambium

jawaban :
a. Promeristem adalah jaringan meristem yang ada pada saat tumbuhan masih dalam tingkat embrio.
b. Meristem primer adalah jaringan meristem yang terdapat pada tumbuhan dewasa yang sel-selnya masih membelah. Pada umumnya jaringan meristem primer terdapat pada ujung akar dan ujung batang yang dapat mengakibatkan tumbuhan bertambah tinggi.
c. Meristem skunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer.Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium.
d. Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat diantara xilem dan floem.

4. apa saja ciri – ciri jaringan meristem secara sitologi ? buat lah contohnya dengan mengguanakan gambar !
Jawaban :
Cirri – cirri meristem adalah :
Selnya masih kecil;
Plastidanya berupa protoplastida;
Dinding selnya tipis;
Jumlah protoplasmanya banyak karena semua organnya banyak yang belum terbentuk;
Berbentuk isodiametris, atau ke segala arah membentuk kubus, namun ada juga yang berbentuk kubus;
Terdiri dari zat pectin;
Vakuolanya kecil dan berjumlah banyak;
Tidak terdapat ruang antar sel;

Gambar jaraingan meristem apical :














5. berdasarkan asalnya, jaringan meristem dibedakan menjadi 2, yaitu meristem primer dan meristem sekunder.coba anda jelaskan !
jawaban :
1.Meristem primer terdapat pada tumbuhan yang telah dewasa dan sudah terdapat jaringan yang bersifat meristematik atau embrional, yaitu se-selnya masih membelah. Letak meristem primer ini biasanya terdapat pada ujung akar dan ujung batang yang dapat mengakibatkan tumbuhan dapat tumbuh memanjang.
2. Meristem sekunder merupakan meristem yang berkembang dari jaringan yang telah mengalami diferensiasi dan berfungsi sebagai jaringan dewasa, namun masih dapat melakukan aktivitas sebagai meristem lagi (atau dapat pula dikatakan jaringan meristem yang berasal dari meristem primer). Contoh dari meristem sekunder adalah cambium dan kambium gabus atau felogen, yang merupakan perkembangan dari sel parenkim maupun kolenkim yang telah mengalami diferensiasi.

6. Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga,coba sebutkan !
Jawaban :
yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.
Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Meristem apikal selalu menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang.Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer.











Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Pertumbuhan sel meristem interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat, sebelum tumbuhnya bunga.
Meristem lateral atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang menyebabkan bertambah besarnya akar dan batang tumbuhan. Meristem lateral disebut juga sebagai kambium. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang.












7. menurut teori,meristem apikal terbagi menjadi ! sebutkan !
Jawaban :
Promeristem, merupakan daerah terujung dan selnya selalu membelah membentuk meristem baru.

Proderm, letaknya sesudah promeristem, yang nantinya akan tumbuh menjadi epidermis dan xylem sekunder.

Prokambium, terdiri dari beberapa lapis el bagian dalam dari protoderm yang nantinya akan tumbuh menjadi cambium pembentuk floem dan xylem sekunder.

Meristem dasar, terdiri dari beberapalapis sel bagian dalam yang nantinya akan membentuk stele batang.













BAB 5
PARENKIM

1. sebutkan pengertian jaringan parenkim beserta ciri – cirinya !
jawaban :
Jaringan Parenkim merupakan jaringan dasar yang terdapat diseluruh organ tumbuhan. Disebut sebagi jaringan dasar karena sebagai penyusun sebagian besar jaringan pada akar, batang, daun, bunga, buah dan biji.

Ciri-ciri jaringan parenkim adalah :
• Terdiri dari sel-sel hidup yang berukuran besar dan berdinding tipis.
• Bentuk sel parenkim segi enam.
• Memiliki banyak vakuola.
• Mampu bersifat meristematik.
• Memiliki ruang antar sel sehingga letaknya tidak rapat.

2. buatlah gambar dari jaringan parenkim !
jawaban :











3. Berdasarkan fungsinya jaringan parenkim dibedakan menjadi berapa macam ?
Jawaban :
1. Parenkim asimilasi (klorenkim).
2. Parenkim penimbun.
3. Parenkim air
4. Parenkim penyimpan udara (aerenkim).

4. sebutkan fungsi dari macam – macam jaringan parenkim tersebut !
jawaban :
 Parenkim asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis.
 Parenkim penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola, bentuk partikel padat, atau cairan di dalam sitoplasma.
 Parenkim air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen.
 Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Aerenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit.
5. sebutkan fungsi dari jaringan parenkim !
jawaban :
fungsi jaringan parenkim antara lain :
- Sebagai pengisi tubuh
- Tempat menyimpan cadangan makanan
- Parenkim yang berklorofil berfungsi sebagai tempat fotosintesis

6. apakah yang dimaksud dengan mesofil dan klorenkim !
jawaban :
mesofil adalah parenkim yang berada di daun,sedangkan
klorenkim adalah jaringan parenkim berklorofil yang letaknya tidak di daun.



7. dimanakah biasanya terdapat parenkim air ?
jawaban :
Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen.




























BAB 6
KOLENKIM

1. apakah pengertian dari jaringan kolenkim dan apa fungsi dari jaringan kolenkim !
jawaban :
jaringan kolenkim adalah jaringan yang terdiri atas sel-sel hidup yang memiliki selulosa tebal, penebalan yang utama terjadi pada sudut-sudutnya. Jaringan ini biasanya berkelompok membentu untaian atau silinder. Jaringan ini terletak pada bagian terluar batang dan urat daun. Fungsinya sebagai penyokong dan memperkuat organ.

2. Berdasarkan penebalan dinding selnya kolenkim dibedakan atas berapa macam ?
Jawaban :
Kolenkim angular (kolenkim sudut) adalah penebalan dinding yang terdapat pada sudut sel dan memanjang mengikuti sumbu sel. Pada irisan melintang, epenbalan itu terlihat di sudut sel tempat bertemunya tiga atau lebih sel.
b. Kolenkim lemelar (kolenkim lempeng) adalah penebalan dinding sel terutama pada dinding tengestial (sejajar permukaan organ) sehingga pada irisan melintang terlihat seperti papan berderet-deret
c. Kolenkim lakunar adalah penebalan yang terdapat pada bagian dinding sel yang menghadap ruang antar sel
d. Kolenkim anular (tubular) adalah penebalan dinding yang merata sehingga ruang antar sel (lumen) menjadi bentuk pipa

3. bagaimana bentuk jaringan kolenkim apabila di amati dengan mengguanakn mikroskop !
Jawaban : bentuknya yaitu seperti gambar di bawah ini :










4. dimanakah biasanya letak jaringan kolenkim ?
jawaban :
Umumnya ditemukan pada bagian tepi batang dan pada bagian tulang daun sebelah abaksial (bawah) atau disekeliling jaringan pembuluh

5. apakah fungsi utama jaringa kolenkim !
jawaban :
Fungsi utama pada jaringan kolenkim antara lain; sebagai penyokong pada bagian tumbuhan muda yang sedang tumbuh dan pada tumbuhan basah (herba).

6. bagaimana bentuk sel pada kolenkim ?
jawaban :
Pada kolenkim memiliki Bentuk sel yang memanjang

7. apa saja penyusun jaringan kolenkim ?
jawaban :
tersusun oleh sel-sel yang berprotoplas hidup dengan penebalan dinding dari selulose, hemiselulose dan pektin (dengan kadar yang cukup tinggi), selnya bersifat elastis artinya dapat berkembang dan menyesuaikan diri dengan pertumbuhan memanjang organ.












BAB 7
SKELERENKIM

1. apa pengertian jaringan skelerenkim ! jawab beserta gambar !
jawaban :
skelerenkim adalah jaringan yang menjadi kuat karena dinding selnya menebal.














2. senyawa apa saja yang terkandung dalam skelerenkim ?
jawaban :
skelerenkim mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.

3. dimana letak jaringan skelerenkim ?
jawaban :
Letaknya adalah di bagian korteks, perisikel, serta di antara xylem dan floem.

4. Jaringan sklerenkim pada bagian keras biji dan buah biasanya berupa ?
Jawaban :
Jaringan sklerenkim pada bagian keras biji dan buah berupa sklereida.
5. sklereid dapat di bagi menjadi berapa macam ! sebut dan jelaskan !
Jawaban :
Sklereid dapat di bagi menjadi 4 macam :
a. Brakisklereid atau sel batu yang bentuknya hampir isodiametrik,misalnya floem kulit kayu pohon.
b. Makrosklereid yang berbentuk batang sering ditemukan dalam kulit biji,misalnya pada leguminosae
c. Osteosklereid yang berbentuk tulang dengan ujung – ujungnya yang membesar kadang – kadang sedikit bercabang
d. Asteroskleroid yang bercabang – cabang dan berbentuk bintang sering terdapat pada daun.

6. coba anda berikan contoh serat yang bernilai ekonomis ?
jawaban :
serat yang bernilai ekonomis adalah serat floem di kulit kayu pada dikotil.serat tersebut di golongkan kedalam serat lunak karena meskipun berlignin atau tidak berlignin,senantiasa lunak dan lemas atau lentur.contohnya jute (O corchorus capsularis ) dan rami ( boelumeria nivea ) yang menghasilkan tali dan tekstil.

7. bagaimana perkembangan sklereid dan serat ?
jawaban :
perkembangan sklereid bercabang serta sel serat yang panjang menimbulkan penyesuaian di antara sel serata mangindikasi kan kebebasan dari pengaruh sael di sekeliling nya .mula mula bakal sel sklereid tumbuh memesuki ruang antar sel di hadapannya bahkan menyelinap di antara sel lain .dengan demikian , sklereid memperoleh kontak baru dengan sel lain.

Dalam perkembangannya,serat juga mengalami pertumbuhan secara terkoodinasi dahuliu bersama dengan sel sekelilingnya .kemudian ujung bakal serta akan memanjang dengan pertumbuhan instrusif. Pada rami, pertumbuhan instrusif di ujung atas sel berlagnsung lebih lama di bandingkan pertumbuhan di ujung bawah . dengan pertumbuhan yang berlangsung lama itu serta dapat tumbuh menjadi amat panjang .


BAB 8
EPIDERMIS

1. sebutkan deskripsi tentang jaringan epidermis ?
jawaban :
Epidermis rnerupakan jaringan paling luar vang menutupi permukaan organ tumbuhan, seperti: daun, bagian bunga, buah, biji, batang, dan akar.

2. apakah fungsi utama dari jaringan epidermis tersebut ?
jawaban :
Fungsi utama jaringan epidermis adalah sebagai pelindung jaringan yang ada di bagian sebelah dalam.

3. buatlah gambar dari jaringan epidermis !
jawaban : gambarnya yaitu:



















4. apa ciri khas dari sel epidermis ?
jawaban :
Ciri khas sel epidermis adalah sel--selnya rapat satu sama lain membentuk bangunan padat tanpa ruang antar sel.

5. epidermis memiliki beberapa struktur khas,coba sebutkan !
jawaban :
-Stomata (mulut daun), yaitu lubang pada lapisan epidermis daun. Sekitar stomata terdapat sel yang berklorofil disebut sel penutup. Stomata berfungsi sebagai tempat masuknya CO2 dan keluarnya O2 sewaktu berfotosintesis. Selai itu stomata juga berfungsi untuk penguapan air

- Trichoma, yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan luar dari epidermis daun dan batang. Berfungsi untuk menahan penguapan air.

- Bulu-bulu akar, yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan akar yang dapat diresapi oleh larutan garam-garam tanah.

6. bagaimanakah bentuk stomata ( mulut daun ).coba anda gambarkan !
jawaban :





























7. apakah fungsi tricoma pada sel epidermis ! jelasan !
jawaban :
Trikomamemiliki fungsi spesifik terhadap masing-masing organ tumbuhan. Antara lain:
1.Pada akar
Berfungsi untuk menyerap air dan unsure-unsur hara.
2.Pada epidermis daun
Berfungsi untuk memgurangi besarnya penguapan.
Rambut gatal yang berfungsi untuk mengurangi gangguan yang disebabkan oleh hewan maupun manusia.
3.Pada biji
Membuat biji menjadi ringan, sehingga memudahkan menerbangkan biji dan membantu penyerbukan.
Karena mudah diserap air, sehingga mempercepat pertumbuhan biji,
Mencegah serangga yang akan merusak biji.
4.Pada bunga
Nektaria, akan menghasilkan madu untuk menarik perhatian serangga yang nantinya akan membantu dalam penyerbukan,
5.Pada kepala putik, akan mengekuarkan zat perekat sehingga serbuk sari akan mudah melekat.
6.Pada batang
Mengurangi besarnya penguapan air,
Mempermudah untuk memanjat.














































BAB 9
XYLEM

1. apa pengertian dari jaringan xylem ? jelaskan beserta gambarnya !
jawaban :
xilem atau pembuluh kayu adalah komponen utama pada jaringan pengangkut yang ada pada tumbuhan. Xilem merupakan jaringan kompleks karena tersusun dari beberapa tipe sel yang berbeda.
























2. apa penyusun utama jaringan xylem ?
jawaban :
Penyusun utamanya adalah trakeid dan trakea sebagai saluran pengangkut air dengan penebalan dinding sel yang cukup tebal sekaligus berfungsi sebagai penyokong. Xilem juga tersusun atas serabut, sklerenkim, serta sel-sel parenkim yang hidup dan berperan dalam berbagai kegiatan metabolisme sel. Xilem disebut juga sebagai pembuluh kayu yang membentuk kayu pada batang.

3. apa perbedaan trakeid dan trakea ?
jawaban :
Perbedaan pokok antara keduanya, adalah pada trakeid tidak terdapat perforasi (lubang-lubang), hanya ada celah (noktah), berupa plasmodesmata yang menghubungkan satu sel dengan sel lainnya.
Sedangkan pada trakea terdapat perforasi pada bagian ujung-ujung selnya. Transpor air dan mineral pada trakea berlangsung melalui perforasi ini, sedangkan pada trakeid berlangsung lewat noktah (celah) antar sel selnya. Sel-sel pembentuk trakea tersusun sedemikian rupa sehingga merupakan deretan sel memanjang (ujung bertemu ujung) membentuk pipa panjang (kapiler). Bentuk penebalan pada dinding trakea dapat berupa cincin spiral, atau jala.

4. apa fungsi jaringan xylem ?
jawaban :
fungsinya menyalurkan air dari akar menuju bagian atas tanaman.

5. ada berapakah sel parenkim dalam xylem sekunder ? sebut dan jelaskan !
jawaban :
parenkim dalam xylem sekunder ada dua macam,yaitu parenkim aksial: yakni parenkim xylem yang berarah tegak sejajar sumbu dan parenkim radial,yakni parenkim jari – jari empulur.

6. dari segi perkembangannya,xylem primer terdiri dari bagian yang berkembang di saat awal yang disebut dengan ? jelaskan !
jawaban :
disebut dengan protoxilem,dan bagian yang berkembang selanjutnya yakni metaxilem.
Protoxilem berdiferensiasi dalam bagian tubuh ( tumbuhan ) yang belum selesai pertumbuhan dan diferensiasinya.dalam batang muda atau pucuk,protoxilem menjadi dewasa diantara jaringan yang aktif memanjang.karena itu,xylem primer terkena stress atau tekanan dari kegiatan tersebut.




7. sel trakeid,mengalami bermacam – macam penebalan dinding sekunder,coba sebutkan salah satunya !
jawaban :
penebalan cincin
perubahan jenis cincin adalah pola penebalan dinding sekuder yang paling sederhana.lapisan sekunder tidak menutupi seluruh dinding permukaan dinding primer seperti pada sklereid atau serat,melainkan berupa cincin kecil dibagian dalam dinding primer,setiap cincin terpisah dari cincin yang lain.


































BAB 10
KAMBIUM PEMBULUH

1. apakah pengertian dari kambium pembuluh ? buatlah gambarnya !
jawaban :
kambium pembuluh adalah meristem yang menghasilkan jaringan pembuluh sekunder.














2. bagaimana struktur kambium pembuluh ?
jawaban :
kambium merupakan meristem lateral karena berada didaerah lateral akar dan batang.pada kebanyakan pohon dan semak,daerah kambium berupa silinder yang berlapis banyak dan pada penampang melintang membentuk cincin yang continue.

3. dari segi morfologi,jenis sel kambium dapat dibedakan menjadi 2,coba sebutkan !
jawaban :
jenis sel kambium :
pemula kumparan
pemula jari – jari empelur

4. apakah panjang pemula pada kumparan itu penting ?
jawaban :
penting,karena sedikit banyak mempengaruhi panjang turunannya,namun pengukuran xylem tidak menunjukkan panjang yang sama dengan kambium karena terjadi pemanjangan sel sewaktu xylem tumbuh menjadi dewasa.

5. pembelahan dalam sel pemula fusiform yang menghasilkan dinding periklinal yang memanjang disebut juga dengan pembelahan ?
jawaban :
pembelahan proliferatif.

6. apakah benar pemula jari – jari empelur lebih kecil dibandingkan pemula fusiom,jika iya,berikan alasan !
jawaban :
iya,karena pemula empelur ini pendek dan isodiametris atau 2 – 3 lebit tinggi dari pada lebarnya.

7. pada celah daun,kapan kambium interfaskuler berdiferensiasi ?
jawaban :
kambium interfaskuler berdifernsial setelah daun tunggal,yakni satu tahun untuk pohon yang menggugurkan daunnya dan beberapa tahun bagi pohon yang termasuk kelompok yang menggugurkan daun secara tidak serentak sehingga selalu tampak hijau atau evergreen.














BAB 11
- FLOEM -

1. dimana terdapat jaringan floem ? ,coba anda gambarkan satu contoh dari jaringan floem !
jawaban :
Jaringan Floem terdapat di bagian kulit kayu berfungsi menyalurkan zat makanan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan.

















2. apa saja unsur – unsur floem ?
jawaban :
Floem terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut,
- Buluh tapis berbentuk tabung dengan bagian ujung berlubang-lubang
- Sel pengiring berbentuk silinder-silinder dan lebih besar daripada sel-sel tapis serta plasmanya pekat
- Serabut floem, bentuknya panjang dengan ujung-ujung berhimpit dan dindingnya tebal
- Parenkim floem, selnya hidup memiliki diding primer dengan lubang kecil yang disebut noktah halaman. Parenkim floem berisi tepung, dammar, atau Kristal.
/
3. sel yang bertugas dalam pengangkutan dalam unsur floem adalah ? jelaskan !
jawaban :
sel yang bertugas dalam pengangkutan dalam unsur floem adalah unsur tapis yang terdiri dari sel tapis dan komponen pembuluh tapis.di daerah sel tapis sering ditemukan sel albumin,sedangkan komponen pembulut tapis di iringi oleh sel pengantar.

4. sebutkan beberapa contoh dari jenis sel floem beserta fungsinya ?
jawaban :
 sel aksial befungsi untuk angkutan jarak jauh bagi bahan makanan
 sel sklerenkim berfubgsi sebagai pengokoh dan juga penyimpan cadangan makanan.
 Sel parenkim jari – jari empelur berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan translokasi radialnya.

5. apakah sifat paling khas dari unsur tapis ?
jawaban :
sifat paling khas dari unsur tapis adalah adanya daerah tapis di dinding dan pada umumnya inti hilang dari protoplas.

6. apakah perbedaan dari daerah tapis dan lapangan noktah primer ?
jawaban :
benang penghubung pada daerah tapis lebih besar diameternya daripada benang penghubung di lapangan noktah primer.
Pada daerah tapis,benang penghubung biasanya dikelilingi oleh kalosa

7. apakah perbedaan antara sel tapis dan komponen pembulut tapis ?
jawaban :
sel tapis biasanya lebih panjang dan memiliki dinding ujung yang amat mirip sehingga permukaan yang menimmpa pada ujung sel tapis lain menjadi luas dn berisi banyak daerah tapis,




BAB 12
PERIDERM

1. a.pengertian jaringan periderm !
b.dimana ditemukan periderm pada dikotil basah !
c.pada beberapa family dikotil,periderm terbentuk dalam xilem yang disebut dengan ? sebutkan beserta fungsinya !

jawaban :
a.periderm adalah jaringan pelindung yang dibentuk secara sekunder dan menggantikan epidermis pada batang dan akar yang telah menebal akibat pertumbuhan sekunder.
b.biasanya pada pagian tertua pada bantang dan akar.
c.sebagai gabus interxiler yang berperan dalam kematian batang pada tumbuhan anual secara alami.

2. apa saja struktur penyususn periderm ? jelaskan !
jawaban :
struktur penyusun periderm yaitu
a. felogen ( kambium gabus ) ,yaitu meristem yang membentuk periderm,
b. felem ( Sering disebut gabus ) ,yakni jaringan pelindung yang dibentuk oleh felogen ke arah luar
c. feloderm yakni jaringan parenkim yang dibentuk oleh felogen ke arah dalam.

3. coba anda gambarkan sayatan melintang pada periderm !
jawaban :








4. bagaimanakah perkembangan pertama pada pertumbuhan periderm ?
jawaban :
periderm pertama pada akar dan batang biasanya tampak pada tahun pertama pertumbuhannya.periderm berikutnya terbentuk dalam tahun yang sama atau pada tahun berikutnya.

Periderm pertama pada batang umumnya terbentuk di lapisan sel subepidermal seperti pada populus.
Namun ada juga yang membentuk periderm pertama didekat permukaan seperti pada akar beberapa macam pohon dan tanaman basah menahun ( perenial ).

5. pada monokotil,jarang sekali terbentuk periderm seperti pada dikotil,coba anda berikan satu contoh monokotil yang membentuk periderm seperti dikotil ?
jawaban :
contohnya adalah Roystonea .

6. apakah periderm alami dan periderm luka itu sama asalnya ? jelaskan !
jawaban :
pada dasarnya periderm luka dan periderm alami itu sama asalnya dan pertumbuhan serta unsur selnya sama.periderm alami berkembang dibawah permukaan yang tertutup oleh epidermis yang berkutikula.













7. apakah yang dimaksud dengan lentisel ? dan dimana umumnya ditemukan periderm ?
jawaban :
lentisel adalah sebagian periderm yang felogen lebih aktif dari pada periderm di tempat lain dan mnghasilkan jaringan yang berbeda dengan felem.banyak mengandung ruang antar sel.
Lentisel umumnya ditemukan pada periderm batang dan akar.









































BAB 13
STRUKTUR SEKRESI

1. a. apakah yang dimaksud dengan peristiwa sekresi ?
b. zat yang disekresikan biasanya berupa apa ?
c.apa yang dimaksud dengan ekresi ?
d.zat yang disimpan dalam dinding sel misalnya apa saja ? sebutkan !

jawaban :
a. sekresi adalah peristiwa pemisahan sejumlah zat dari protoplas atau isolasinya dalam sebagian protoplas.
b. Zat yang disekresikan biasanya berupa ion berlebih yang dipisahkan dalam bentuk garam.
c. Ekresi adalah pemisahan dan pembuangan zat yang tidak turut dalam metabolisme sel.
d. Zat nya seperti lignin,suberin,kutin dan malam .

2. biasanya peristiwa sekresi pada tumbuhan ditunjukkan pada apa ?
jawaban :
peristiwa sekresi pada tumbuhan biasanya ditunjukkan pada rambut kelenjer,nektarium,saluran harsa,dan latisifer .namun perlu disadari bahwa kegiatan sekresi terjadi dalam semua sel hidup dan menjadi bagian metabolisme normalnya.

3. pada tumbuhan insektivora,kelenjer bertangkainya menghasilkan apa dan kelenjer tak bertangkainya ( Sesil ) menghasilkan apa ?
jawaban :
pada tumbuhan insektivora,kelenjer bertangkainya menghasilkan bahan berlendir,dan kelenjer tak bertangkainya ( Sesil ) menghasilkan enzim proteolitik.


4. apakah peranan kelenjer osmofor pada bunga ?
jawaban :
peranannya yaitu sebagai penghasil bau harum pada bunga.contohnya terdapat pada cercopegia,aristolochia,dan spesies araceae.

5. sebutkan bagian – bagian yang ada pada struktur kelenjer sekresi luar ?
jawaban :
nektarium ( terdapat pada bunga )
osmofor ( Penghasil bau harum pada bunga )
hidatoda ( ( bagian daun yang termodifiksi ).

6. pada hidatoda,proses air dikeluarkan oleh daun dipermukaannya disebut juga dengan gutasi,apa fungsi gutasi tersebut ?
jawaban :
fungsi gutasi adalah dalam pengelurana zat hara mineral jika transpirasi tertekan.bahkan terlarut akan terserap sewaktu air gutasi bergerak ke atas,mungkin di bantu oleh sel trnasfer.hasil gutasi dapat melukai tumbuhan bila terjadi peningkatan akumulasi atau konsentrasi atau leat interaksinya dengan pestisida.

7. coba anda ceritakan sedikit tentang ruang sekresi dan saluran sekresi ?
jawaban :
ruang dan saluran sekresi terbentuk dengan melarutnya sel,yang disebut juga dengan ruang lisigen,atau dengan pemisahan sel,yang disebut jjuga dengan ruang sizogen.lisogen dan sizogen dapat pada bersama – sama berperan dalam membentuk ruang atau saluran sekresi.
















BAB 14
AKAR,STRUKTUR AKAR

1. darimanakah asal akar? Coba anda gambarkan bagian – bagian akar ?
jawaban :
asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada Dikotil, akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil, akar lembaga mati, kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut.















2. apakah fugsi akar ?
jawaban :
a. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah
b. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan
c. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut.


3. coba anda gambarkan anatomi akar beserta keterangannya ?
jawaban :
Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam.
a. Epidermis
b. Korteks
c. Endodermis
d. Silinder Pusat/Stele


















4. bagaimana sifat – sifat akar ?
jawaban :
Sifat-sifat akar:
1. merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotrop), meninggalkan udara dan cahaya.
2. tidak berbuku-buku, jadi juga tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau sisik-sisik maupun bagian-bagian lainya.
3. warna tidak hijau, biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan.
4. tumbuh terus pada ujungnya, tetapi umumnya pertumbuhannya masih kalah pesat jika dibandingkan dengan bagian permukaan tanah.
5. bentuk ujungnya seringkali meruncing, hingga lebih mudah untuk menembus tanah.
5. coba anda sebutkan jenis akar secara umum ?
jawaban :
Secara umum, ada dua jenis akar yaitu:
1. Akar serabut. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan monokotil. Walaupun terkadang, tumbuhan dikotil juga memilikinya (dengan catatan, tumbuhan dikotil tersebut dikembangbiakkan dengan cara cangkok, atau stek). Fungsi utama akar serabut adalah untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan.
2. Akar tunggang. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan dikotil. Fungsi utamanya adalah untuk menyimpan makanan

6. Bagaimanakah perkembangan akar bada tumbuhan Spermatophyta?
Jawaban :
Akar pada tumbuhan berbiji (spermatophyta) berasal dari calon akar yang terdapat pada embrio atau lembaga pada biji. Calon akar yang tumbuh menjadi akar disebut akar primer, sedangkan pertumbuhan akar akibat aktivitas kambium dan empulur aka membentuk akar sekunder. Pertumbuhan akar dikontrol oleh aktivitas meristem apikal ujung akar. Meristem ini dilindungi oleh tudung akar yang berfungsi sebagai jaringan pelindung. Akar merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotropisme) atau menuju ke air (hidrotrop), meninggalkan udara dan cahaya. Sifat geotropime ini dipengaruhi oleh suatu zat dalam akar yang dinamakan tepung statolit.






7. dimanakah letak korteks pada akar ?
jawaban :
Letaknya langsung di bawah epidermis, sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim.








































BAB 15
AKAR : STRUKTUR SEKUNDER

1. bagaimana pertumbuhan sekunder pada akar ? apakah sama dengan pertumbuhan sekunder pada batang ?
jawaban :
iya,pertumbuhan sekunder pada akar terdiri atas pembentukan jaringan pembuluh sekunder oleh kambium pembuluh dan pembentukan periderm oleh felogen.peristiwa itu menambah tebal subu akar dan batang dan karena itu juga dinamakan pertumbuhan sekunder yang menyebabkan penebalan sekunder.

2. buatlah gambar sayatan melintang akar beserta keterangannya ?
jawaban :





















3. bagaimana perbedaan antara akar dan batang pohon pada spesies berkayu ?
jawaban :
antara akar dan batang pohon terdapat berbagai perbedaan histologi ,terutama pada kayunya.unsur kulit kayu dan kayu yang memiliki dinding sekunder berlignin,jumlahnya pada batang lebih banyak dari pada pada akar.pada akar,lebih banyak terdapat parenkim.

4. apakah yang menyebabkan peristiwa terjadinya penularan penyakit pada tumbuhan ?
jawaban :
peristiwa tersebut dapat terjadi apabila penempelan akar dari dua pohon yang berdampingan.jika akar –akarnya saling menyentuh,terjadilah kontak,di ikuti oleh hubungan antara system jaringan pembuluh dan terjadi penyatuan melalui pertumbuhan sekunder.

5. bagaimanakah pertumbuhan sekunder pada akar adventif pada ubi jalar ?
jawaban :
pada ubi jalar,menunjukkan pertumbuhan sekunder anomali yang lain macamnya.xilem dibentuk dengan cara normal,tetapi banyak mengandung parenkim xylem.disekeliling sebuah trakea atau kelompok trakea akan dibentuk kambium yang menghasilkan beberapa unsure trakea kea rah trakea tadi,beberapa pembuluh tapis dan latisfer kearah luar,dan sejumlah besar parenkim kearah luar maupun kearah dalam.jadi unusr floem tampak di dalam jaringan yang mula – mula berdiferensiasi sebagai xylem.

6. apa saja modifikasi dari akar itu sendiri ?
jawaban :
1. Akar napas. Akar naik ke atas tanah, khususnya ke atas air seperti pada genera Mangrove (Avicennia, Soneratia).
2. Akar gantung. Akar sepenuhnya berada di atas tanah. Akar gantung terdapat pada tumbuhan epifit Anggrek.
3. Akar banir. Akar ini banyak terdapat pada tumbuhan jenis tropik.
4. Akar penghisap. Akar ini terdapat pada tumbuhan jenis parasit seperti benalu.







7. dalam akar,ada yang namanya istilah akar tambahan,untuk bagian akar yang seperti apakah akar tambahan itu di gunakan ?
jawaban :
istilah akar tambahan digunakan bagi akar yang tumbuh pada bagian tumbuhan di atas tanah,pada batang di bawah tanah,dan pada akar yang sudah cukup tua.





























BAB 16
BATANG : PERTUMBUHAN PRIMER

1. bagaimana morfologi luar dari batang ?
jawaban :
batang merupakan sumbu dengan daun yang melekat padanya.di ujung sumbu titik tumbuhnya,batang dikelilingi daun muda dan menjadi tunas terminal.

2. apa yang dimaksud dengan :
a.buku ( nodus )
b.ruas ( internodus )
c.tunas ketiak

jawaban :
a. buku adalah tempat daun melekat pada batang
b. ruas yakni bagian batang di antara dua buku yang berturutan
c. tunas ketiak biasanya terdapat diketiak daun.

3. Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam,coba anda sebutkan lapisan – lapisan apa saja namanya ?
Jawaban :
 Lapisan – lapisannya yaitu :
 Epidermis
 Korteks
 Endodermis
 Stele/ Silinder Pusat

4. coba anda jelaskan sedikti tentang epidermis pda batang dikotil ?
jawaban :
Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat, tidak mempunyai ruang antar sel. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder, lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus.

5. pada penampang melintang,dapat dibedakan 5 macam ikatan pembuluh,coba anda sebutkan 2 macam pembuluh dari 5 macam tersebut !
jawaban :
 ikatan pembuluh kolateral
floem bertempur disebelah luar xylem.macam ikatan pembuluh ini paling sering ditemukan.
 Ikatan pembuluh radial
Pada akar,letak berkas xylem bergantian dan berdampingan dengan berkas floem.susunan seperti ini disebut susunan radial.

6. pada umumnya duduk daun pada batang mempunyai beberapa ragam,coba sebutkan !
jawaban :
macam – macamnya yaitu :
 jika pada setiap buku terdapat lebih dari dua helai daun,namanya daun dalam karangan.
 Jika terdapat dua helai daun disetiap buku,disebut daun berhadapan.
 Jika dalam jenis ini pasangan daun berikutnya berada dalam bidang tegak lurus terhdap pasangan daun pertama,namanya menjadi dekusatus.
 Jika disetiap buku hanya ada atu helai daun dan daun itu tersusun mengikuti spiral sekeliling sumbu batang,namanya daun bergantian.

7. bagaimana hubungan antara jaringan pembuluh batang dan daun ?
jawaban :
pola jaringan pembuluh dalam batang mencerminkan hubungan yang erat antara batang dan daun.disetiap nodus,berkas pembuluh yang memasok daun akan melengkung ke luar dan masuk ke daun pada buku tersebut.berkas pembuluh batang yang melengkung kearah daun itu disebut jalan daun.







BAB 17
BATANG : PERTUMBUHAN SEKUNDER DAN JENIS TUMBUH

1. a. apakah yang disebut dengan kambium fasikuler
b. apakah yang disebut dengan kambium interfasikuler
jawaban :
a. kambium fasikuler adalah kambium dalam berkas pembuluh
b. kambium interfasikuler adalah kambiuim yang dibentuk pada daerah parenkim di antara dua berkas yang berdampingan.


2. apakah benar bahwa pembentukan kambium fasikuler dimulai dahulu dari kambium interfasikuler ? jika iya,beri keterangan .
jawaban :
pembentukan kambium fasikuler dimulai lebih dahulu dari kambium intrfasikuler . jika daerah interfasikuler amat luas,maka pembuntukan kambium padanya di mulai di tepi berkas pembuluh yang secara bertahapmaluas tangesial sehingga pmbuluh akan membentuk silinder sempurna dan menghasilkan silinder froem dan xilem skunder ,masing – masing dengan sistem aksialo dan radialnya , sel bersifat aksial di perolah dari pemula fusifrom dan sistem radial dari pemul jari jari empulur

3. bagaimanakah terjadinya kambium pembuluh pada cabang yang berkembang dari tunas ketiak ?
jawaban :
pada cabang yang berkembang dari tunas ketiak,kambium pembuluh tampil sama caranya dengan pada sumbu induk.kambium sumbu utama,cabang,serta akar membentuk lapisan yang bersinambungan.di daerah beriklim sedang,kambium terbentuk sebelum akhir pertumbuhan puncuk di tahun pertama,setelah pemanjangan ruas selesai.akibat kesinambungan kambium di seluruh tumbuhan,jaringan pembuluh tertua dari pohon berhubungan dengan pertumbuha primer di bagian atas pohon yang sama.

4. bagaimana pengaruh pertumbuhan sekunder terhadap jaringan yang dibentuk sebelumnya ? jelaskan !
jawaban :
bila pertumbuhan sekunder berlangsung terus menerus,maka floem sekunder pun akan terkena tekanan dari bagian dalam,karena silinder xilem membesar terus garis tengahnya.floem akan mengalami perubahan,bergantung pada struktur asalnya.jika banyak terdapat serat yang tersusun dalam pita tangensial,maka floem tua yang tak berfungsi lagi dalam pengangkutan mungkin tidak akan remuk.

5. pertumbuhan apa yang terjadi pada saat proses penyembuhan luka ? jelaskan !
jawaban :
penyembuhan luka dan peristiwa penyatuan induk dengan tunas di waktu proses penempelan akan mengakibatkan pertumbuahn sekunder dan aktivitas kambium.luka pada daun dan bagian batang yang tidak mengalami pertumbuhan sekunder biasanya mula – mula berakibat terjadinya bekas luka atau goresan,yakni rebahnya sel mati disertai terbentuknya sejumlah zat yang nampaknya melindungi permukaan dari kekeringan dan luka luar.periderm kemudian berkembang dari sel hidup dibawah bekas luka.

6. bagaimana peristiwa penempelan pada tunas ketiak ?
jawaban :
pada usaha penempelan ( okulasi ) umumhya sebuah tunas ketiak di batang induk ( yang akan menjadi batang bawah ) diganti dengan tunas ketiak yang berasal dari batang tanaman yang di inginkan.tunas yang dikehendaki itu di tempelkan di tempat bekas tunas ketiak di batang induk.

7. apa yang menyebabkan okulasi tidak berhasil ?
jawaban :
karena kadang – kadang kegagalan disebabkan oleh tekhnik yang kurang baik sehingga perbaikan metode bisa meningkatkan keberhasilan.penempelan yang berhasil bukan dapat diperoleh dengan monokotil meskipun tak ditemukan aktivitas kambium.salahs atu faktor yang menyebabkan kegagalan adalah genetis yang mengakibatkan interaksi antagonistik antara tunas dan induk.





BAB 18
DAUN : MORFOLOGI DAN HISTOLOGI


1. a. pengertian daun
b. fungsi daun

jawaban :
a. Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang, umumnya berwarna hijau.
b. berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari melalui fotosintesis.

2. coba anda ceritakan tentang morfologi daun ?
jawaban :
Bentuk daun sangat beragam, namun biasanya berupa helaian, bisa tipis atau tebal. Gambaran dua dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Bentuk dasar daun membulat, dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. Bentuk ekstremnya bisa meruncing panjang.
Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri (misalnya pada kaktus), dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air.
Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Klorofil adalah senyawa pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis. Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain, misalnya karoten (berwarna jingga), xantofil (berwarna kuning), dan antosianin (berwarna merah, biru, atau ungu, tergantung derajat keasaman). Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur).


3. coba anda gambarkan tipe – tipe yang ada pada daun ?
jawaban :

















4. buatlah anatomi daun beserta keterangannya dengan menggunakan gambar !
jawaban :
anatomi daun



















5. anatomi daun dapat dibedakan menjadi 3 macam,coba anda jelaskan beserta gambarnya ?
jawaban :
Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian :
1. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan terluar daun, ada epidermis atas dan epidermis bawah, untuk mencegah penguapan yang terlalu besar, lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada epidermis terdapat
stoma/mulut daun, stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan.
2. Parenkim/Mesofil
Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel, yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang), keduanya mengandung kloroplast. Jaringan pagar sel-selnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang, sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang.
3. Jaringan Pembuluh
Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang, terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun.






6. dari ketiga bagian tersebut,bagian mana yang merupakan bagian utama helai daun ?
jawaban :
bagian utama helai daun adalah mesofil yang banyak mengandung kloroplas dan ruang antar sel.mesofil dapat bersifat homogen atau terbagi menjadi jaringan tiang ( palisade ) dan jaringan spons ( bunga karang ).

7. bagaimanakah proses pembentukan bakal daun ?
jawaban :
awal perkembangan bakal daun adalah pembelahan periklinal di daerah sisi lateral ( peripheral ) ujung batang,agak di bawah daerah distal meristem apeks.pada tanaman angiospermae,pembelahan pertama terjadi di satu atau lebih lapisan di bawah protoderm,dan pembelahan terjadi dalam bidang periklinal.pembelahan itu segera di ikuti pembelahan menurut bidang antiklinal dalam protoderm dan lapisan dibawahnya.kadang-kadang protoderm pun membelah periklinal.pembelahan awal ini menghasilkan tonjolan kecil yang disebut penyangga daun.



















BAB 19
DAUN : KERAGAMAN STRUKTUR

1. Berdasarkan ketersediaan air di lingkungannya,dapat dibedakan tumbuhan xerofit,mesofit,dan hidrofit.coba anda jelaskan dimana tumbuhan –tumbuhan tersebut bisa beradaptasi ?
Jawaban :
 Xerofit beradaptasi pada habitat kering,
 Mesofil memerlukan air tanah dalam jumlah banyak dan atmosfer yang lembab.
 Hidrofit bergantung pada lingkungan yang sangat lembab atau tumbuh sebagian atau seluruhnya dalam air.

2. gambarlah system jaringan pada daun dikotil dan struktur permukaan bawah daun dengan stomata !
jawaban :














3. buatlah pengertian dari daun beserta contoh daun !
jawaban :
Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang, umumnya berwarna hijau dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari melalui fotosintesis. Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat, ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya menjadi energi kimia.

Beberapa macam bentuk daun :














4. bagaimana bentuk daun secara morfologi ? jelaskan !
jawaban :
Bentuk daun sangat beragam, namun biasanya berupa helaian, bisa tipis atau tebal. Gambaran dua dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Bentuk dasar daun membulat, dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. Bentuk ekstremnya bisa meruncing panjang.
Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri (misalnya pada kaktus), dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air.

















Daun segar (kiri) dan tua. Daun tua telah kehilangan klorofil sebagai bagian dari penuaan.
Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Klorofil adalah senyawa pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis. Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain, misalnya karoten (berwarna jingga), xantofil (berwarna kuning), dan antosianin (berwarna merah, biru, atau ungu, tergantung derajat keasaman). Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur).
5. apa saja fungsi dari daun tersebut !
jawaban :
• Tempat terjadinya fotosintesis.
pada tumbuhan dikotil, terjadinya fotosintesis di jaringan parenkim palisade. sedangkan pada tumbuhan monokotil, fotosintesis terjadi pada jaringan spons.

• Sebagai organ pernapasan.
Di daun terdapat stomata yang befungsi sebagai organ respirasi (lihat keterangan di bawah pada Anatomi Daun).
• Tempat terjadinya transpirasi.
• Tempat terjadinya gutasi.
• Alat perkembangbiakkan vegetatif.
Misalnya pada tanaman cocor bebek (tunas daun).

6. bagaimana struktur anatomi dari daun? Gambarlah beserta keterangannya !
jawaban :











7. buatlah keterangan dari bagian – bagian anatomi dari daun beserta keterangannya !
jawaban :
Epidermis
Jaringan ini terbagi menjadi epidermis atas dan epidermis bawah, berfungsi melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya.
Jaringan mesofil
Jaringan Tiang, jaringan ini mengandung banyak kloroplas yang berfungsi dalam proses pembuatan makanan
Jaringan bunga karang
Disebut juga jaringan spons karena lebih berongga bila dibandingkan dengan jaringan palisade, berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.
Berkas pembuluh angkut
Terdiri dari xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh tapis, pada tumbuhan dikotil keduanya dipisahkan oleh kambium.
Pada akar, Xilem berfungsi mengangkut air dan mineral menuju daun. Pada batang, xilem berfungsi sebagai sponsor penegak tumbuhan
Floem berfungsi mentransfor hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan
Stoma
Stoma (jamak: stomata) berfungsi sebagai organ respirasi. Stoma mengambil CO2 dari udara untuk dijadikan bahan fotosintesis, mengeluarkan O2 sebagai hasil fotosintesis. Stoma ibarat hidung kita dimana stoma mengambil CO2 dari udara dan mengeluarkan O2, sedangkan hidung mengambil O2 dan mengeluarkan CO2. Stoma terletak di epidermis bawah. Selain stoma, tumbuhan tingkat tinggi juga bernafas melalui lentisel yang terletak pada batang.






















BAB 20
BUNGA

1. buatlah deskripsi tentang bunga yang anda ketahui !
jawaban :
Bunga (flos) atau kembang adalah struktur reproduksi seksual pada tumbuhan berbunga (divisio Magnoliophyta atau Angiospermae, "tumbuhan berbiji tertutup"). Pada bunga terdapat organ reproduksi (benang sari dan putik). Bunga secara sehari-hari juga dipakai untuk menyebut struktur yang secara botani disebut sebagai bunga majemuk atau inflorescence. Bunga majemuk adalah kumpulan bunga-bunga yang terkumpul dalam satu karangan. Dalam konteks ini, satuan bunga yang menyusun bunga majemuk disebut floret.
Bunga berfungsi utama menghasilkan biji. Penyerbukan dan pembuahan berlangsung pada bunga. Setelah pembuahan, bunga akan berkembang menjadi buah. Buah adalah struktur yang membawa biji.

2. apa saja bagian – bagian dari bunga sempurna ! jelaskan dengan menggunakan gambar !
jawaban :





















3. apakah fungsi bunga secara biologis ?
jawaban :
Fungsi biologi bunga adalah sebagai wadah menyatunya gamet jantan (mikrospora) dan betina (makrospora) untuk menghasilkan biji. Proses dimulai dengan penyerbukan, yang diikuti dengan pembuahan, dan berlanjut dengan pembentukan biji.
Beberapa bunga memiliki warna yang cerah dan secara ekologis berfungsi sebagai pemikat hewan pembantu penyerbukan. Beberapa bunga yang lain menghasilkan panas atau aroma yang khas, juga untuk memikat hewan untuk membantu penyerbukan.
Manusia sejak lama terpikat oleh bunga, khususnya yang berwarna-warni. Bunga menjadi salah satu penentu nilai suatu tumbuhan sebagai tanaman hias.

4. bagaimana struktut bunga secara morfologi ? jelaskan !
jawaban :
Bunga adalah batang dan daun yang termodifikasi. Modifikasi ini disebabkan oleh dihasilkannya sejumlah enzim yang dirangsang oleh sejumlah fitohormon tertentu. Pembentukan bunga dengan ketat dikendalikan secara genetik dan pada banyak jenis diinduksi oleh perubahan lingkungan tertentu, seperti suhu rendah, lama pencahayaan, dan ketersediaan air (lihat artikel Pembentukan bunga).
Bunga hampir selalu berbentuk simetris, yang sering dapat digunakan sebagai penciri suatu takson. Ada dua bentuk bunga berdasar simetri bentuknya: aktinomorf ("berbentuk bintang", simetri radial) dan zigomorf (simetri cermin). Bentuk aktinomorf lebih banyak dijumpai.








Tumbuhan Crateva religiosa berbunga sempurna: memiliki stamen dan pistillum.
Bunga disebut bunga sempurna bila memiliki alat jantan (benang sari) dan alat betina (putik) secara bersama-sama dalam satu organ. Bunga yang demikian disebut bunga banci atau hermafrodit. Suatu bunga dikatakan bunga lengkap apabila memiliki semua bagian utama bunga.
Organ reproduksi betina adalah daun buah atau carpellum yang pada pangkalnya terdapat bakal buah (ovarium) dengan satu atau sejumlah bakal biji (ovulum, jamak ovula) yang membawa gamet betina) di dalam kantung embrio. Pada ujung putik terdapat kepala putik atau stigma untuk menerima serbuk sari atau pollen. Tangkai putik atau stylus berperan sebagai jalan bagi pollen menuju bakal bakal buah.
Walaupun struktur bunga yang dideskripsikan di atas dikatakan sebagai struktur tumbuhan yang "umum", spesies tumbuhan menunjukkan modifikasi yang sangat bervariasi. Modifikasi ini digunakan botanis untuk membuat hubungan antara tumbuhan yang satu dengan yang lain. Sebagai contoh, dua subkelas dari tanaman berbunga dibedakan dari jumlah organ bunganya: tumbuhan dikotil umumnya mempunyai 4 atau 5 organ (atau kelipatan 4 atau 5) sedangkan tumbuhan monokotil memiliki tiga organ atau kelipatannya.








5. sebutkan bagian – bagian bunga beserta fungsinya !
jawaban :

TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA
BAGIAN BUNGA FUNGSI
1. Kelopak (kalik) Melindungi kuncup bunga
2. Mahkota (korola) Menarik perhatian serangga
3. Benang sari (stamen) terdiri dari :
a. tangkai sari (filamen)
b. kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari
Sebagai penghasil gamet jantan, yaitu serbuk sari (pollen)
4. Putik (pistilus) terdiri atas :
a. tangkai putik (stilus)
b. kepala putik (stigma)
c. bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule)
Sebagai penghasil gamet betina

















6. pembentukan megasfora melalui peristiwa sel induk megasfora di sebut dengan ?
jawaban :
pembentukan megasfora melalui peristiwa sel induk megasfora disebut dengan megasforogenesis.

7. pada daun,dimana letak bagian floem dan xylem dari berkas pembuluh ?
jawaban :
bagian berkas pembuluh pada floem ada di sisi abaksial dan bagian xylem disisi adaksila.

















BAB 21
BUAH

1. coba anda ceritakan,apa saja yang anda ketahui tentang buah !
jawaban :
Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.

Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas. Karena buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati.

2. bagaimana proses pembentukan buah ? jelaskan !
jawaban :
proses pembentukan buah yaitu :
Buah adalah pertumbuhan sempurna dari bakal buah (ovarium). Setiap bakal buah berisi satu atau lebih bakal biji (ovulum), yang masing-masing mengandung sel telur. Bakal biji itu dibuahi melalui suatu proses yang diawali oleh peristiwa penyerbukan, yakni berpindahnya serbuk sari dari kepala sari ke kepala putik. Setelah serbuk sari melekat di kepala putik, serbuk sari berkecambah dan isinya tumbuh menjadi buluh serbuk sari yang berisi sperma. Buluh ini terus tumbuh menembus tangkai putik menuju bakal biji, di mana terjadi persatuan antara sperma yang berasal dari serbuk sari dengan sel telur yang berdiam dalam bakal biji, membentuk zigot yang bersifat diploid.
Pembuahan pada tumbuhan berbunga ini melibatkan baik plasmogami, yakni persatuan protoplasma sel telur dan sperma, dan kariogami, yakni persatuan inti sel keduanya.

Setelah itu, zigot yang terbentuk mulai bertumbuh menjadi embrio (lembaga), bakal biji tumbuh menjadi biji, dan dinding bakal buah, yang disebut perikarp, tumbuh menjadi berdaging (pada buah batu atau drupa) atau membentuk lapisan pelindung yang kering dan keras (pada buah geluk atau nux). Sementara itu, kelopak bunga (sepal), mahkota (petal), benangsari (stamen) dan putik (pistil) akan gugur atau bisa jadi bertahan sebagian hingga buah menjadi. Pembentukan buah ini terus berlangsung hingga biji menjadi masak.
Pada sebagian buah berbiji banyak, pertumbuhan daging buahnya umumnya sebanding dengan jumlah bakal biji yang terbuahi.[3]
Dinding buah, yang berasal dari perkembangan dinding bakal buah pada bunga, dikenal sebagai perikarp (pericarpium).
Perikarp ini sering berkembang lebih jauh, sehingga dapat dibedakan atas dua lapisan atau lebih. Yang di bagian luar disebut dinding luar, eksokarp (exocarpium), atau epikarp (epicarpium); yang di dalam disebut dinding dalam atau endokarp (endocarpium); serta lapisan tengah (bisa beberapa lapis) yang disebut dinding tengah .

Pada sebagian buah, khususnya buah tunggal yang berasal dari bakal buah tenggelam, terkadang bagian-bagian bunga yang lain (umpamanya tabung perhiasan bunga, kelopak, mahkota, atau benangsari) bersatu dengan bakal buah dan turut berkembang membentuk buah. Jika bagian-bagian itu merupakan bagian utama dari buah, maka buah itu lalu disebut buah semu. Itulah sebabnya menjadi penting untuk mempelajari struktur bunga, dalam kaitannya untuk memahami bagaimana suatu macam buah terbentuk.

Berdasarkan derajat kekerasan perikarpium (dinding buah) buah dibedakan ke dalam dua tipe, yaitu buah kering, dan buah berdaging. Pada buah yang berdaging, perikarpium, yang berasal dari dinding ovarium terdiferensiasi menjadi epikarpium, mesokarpium, dan endokarpium. Endokarpium biasanya keras dan mengandung sel batu. Pada buah kering perikarpium sering mempunyai jaringan sklerenkimatis.

Penggolongan buah yang lain didasarkan pada tingkat kemampuan buah untuk membuka (merekah) atau tidak pada waktu masak. Buah kering selanjutnya dibedakan atas buah yang tidak memecah (indehiscens) dan yang memecah (dehiscens). Buah indehiscens berisi satu biji, sehingga untuk memencarkan bijinya buah ini tidak perlu memecah. Yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah buah tipe padi, tipe kurung, dan tipe keras. Buah-buah tunggal berdaging pada umumnya tidak memecah (membuka) ketika masak. Salah satu perkecualiannya adalah pala (Myristica).

3. bagaimanakah struktur dari buah itu sendiri ? jelaksan !
jawaban :
Apabila bakal buah berkembang menjadi buah, dinding ovarium menjadi perikarpium. Pada bunga dinding ovarium menjadi perikarpium. Pada bunga dinding ovarium terdiri dari sel – sel parenkim, jaringan pembuluh, dan lapisan epidermis dalam dan luar. Selama pemasakan, perikarpium bertambah jumlah selnya. Jaringan dasar secara relative tetap homogen dan paerenkim terdiferensiasi menjadi parenkim dan jaringan sklerenkim. Perikarpium mungkin terdiferensiasi menjadi 3 bagian yangh secara morfologi berbeda yaitu eksokarpium, mesokarpium dan endokarpium. Masing – masing merupaka lapisan terluar, bagian tengah dan lapisan terdalam. Kadang – kadang eksokarpium dan endokarpium merupakan epidermis luar dan dalam dinding ovarium. Dinding ovarium menyelubungi ovarium dimana biji dihasilkan. Jaringan pembuluh bervariasi untuk setiap jenis buah dan terdapat pada perikarpium. Struktur perikarpium menunjukkan variasi yang luas untuk setiap jenis atau tipe buah. Ada 2 macam tipe perikarpium, yaitu parenkematik, pada buah berdaging dan sklerenkimatik pada buah kering.

4. apa saja tipe – tipe dari buah ! sebutkan !
jawaban :
• buah tunggal, yakni buah yang terbentuk dari satu bunga dengan satu bakal buah, yang berisi satu biji atau lebih.
• buah ganda, yakni jika buah terbentuk dari satu bunga yang memiliki banyak bakal buah. Masing-masing bakal buah tumbuh menjadi buah tersendiri, lepas-lepas, namun akhirnya menjadi kumpulan buah yang nampak seperti satu buah. Contohnya adalah sirsak (Annona).
• buah majemuk, yakni jika buah terbentuk dari bunga majemuk. Dengan demikian buah ini berasal dari banyak bunga (dan banyak bakal buah), yang pada akhirnya seakan-akan menjadi satu buah saja. Contohnya adalah nanas (Ananas), bunga matahari (Helianthus).

5. pada buah kering,dibedakan buah kering yang membuka dan buah kering yang tidak membuka,coba anda beri contoh dari masing – masing buah tersebut !
jawaban :
 buah kering yang membuka :
buah bumbung,bentuknya seperti polongan dan membuka biasanya disisi ventral,contohnya pada Delphinium.

 Buah kering yang tak membuka.
Kariopsis atau buah padi- padian,buah berbiji satu yang dinding bijinya melekat pada dinding buah.contohnya Gramineaea.


6. pada buah kering,dibedakan buah kering yang membuka dan buah kering yang tidak membuka,coba anda beri contoh dari masing – masing buah tersebut !
jawaban :
buah kering yang membuka contohnya yaitu :
buah bumbung,bentuk seperti polongan dan membuka biasanya disisi vebtral,misalnya buah Delphinum.

Buah kering yang tak membuka yaitu :
Kariopsis,atau buah padi – padian.contonhya gramineaea.

7. bagaimana struktur anatomi pada buah berdaging ?
jawaban :
pada buah berdaging terdiri dari perikarpatau bersatu dengan jaringan tambahan.bagian dalam atau luar dinding buah,atau keseluruhannya,bisa menjadi berdaging dengan adanya diferensiasi menjadi parenkim lunak atau sukulen ( tebal,berair ).selain dinding,plasenta dan sekata juga bisa menjadi berdaging.
















BAB 22
BIJI

1. coba anda deskripsi tentang biji !
jawaban :
• Tebentuk dari bakal biji, hasil dari fertilisasi
• Terletak dalam bakal buah.
• Merupakan alat reproduksi generatif
• Bagian dalam terdapat embrio atau calon individu baru.

2. apakah fungsi biji tersebut ?
jawaban :
Fungsi biji :
• Menyimpan cadangan makanan.
• Alat pemencaran tumbuhan.

3. buatlah bagian – bagian biji dengan menggunakan gambar !
jawaban :
















Bagian-bagian biji :
• Spermodermis, merupakan kulit pelindung yang terluar. Pada Gymnospremae terdiri dari 3 lapisan yaitu luar (lapisanyang tebal), tengah (lapisan yang keras) dan dalam (lapisanyang tipis). Ex : Gnetum gnemon, Cycas rumphii. Pada Angiospermae terdiri dari 2 lapisan yaitu testa (lapisan yang tipis dan keras) dan tegmen (lapisan yang tipis seperti selaput). Ex : Manggifera indica, Arachis hypogea.
• Funiculus,merupakan bagian yang menghubungkan biji dengan papan biji (plasenta). Disebut juga dengan tali pusat.
• Hilus atau pusat biji , merupakan bagian dari tali pusat yang sudah putus, sehingga meninggalkan bekasnya saja apabila biji sudah masak.
• Nucleus seminis (inti biji/isi biji), merupakan bagian biji yang terdalam yang terdiri dari : embrio (lembaga) yang akan dapat menjadi akar lembaga (radikula), kotiledon (daun lembaga) dan pucuk lembaga (plumulae). Selain itu terdapat pula endosperm (putih lembaga/cadangan makanan). Pada Golongan Leguminoceae, endpspermnya berada dalam daun .

4. buatlah contoh dai struktur biji,misalnya pada biji jarak !
jawaban :
biji jarak ( Ricinus communis)
biji jarak berkembang dari bakal biji berintegumen dua helai ( bitegmik).nuselusnya bersifat krasinuselat,yakni sel induk megaspore tertanam beberapa lapisan di bawah epidermis.
Kantung embrio tertanam cukup dalam pada nuselus.mikrofil dibentuk oleh kedua integument.suatu struktur yang tumbuh dari plasenta,yakni obturator,sedikit menjorok ke dalam mikropil.obturator adalah struktur yang dianggap menuntut tabung pollen ke mikropil.

5. biji yang menyimpani cadangan makanan dinamakan dengan ? sedangkan biji yang tidak menyimpan cadangan makanan disebut juga dengan ?
jawaban :
yang menyimpan cadangan makanan disebut dengan biji beralbumin,sedangkan biji yang tidak menyimpan cadangan makanan disebut dengan biji non albumin.

6. sebutkan bahan – bahan makanan utama yang disimpan dalam biji ?
jawaban :
bahan makanan utama yang disimpan dalam biji antara lain adalah karbohidrat,protein,dan lipid.

7. kapan sintesis protein berlangsung dalam proses cadangan makanan ? jelaskan !
jawaban :
sintesis protein cadangan berlangsung pada saat perkembangan biji bersama – sama dengan sintesis karbohidrat dan lipid.protein cadangan pada fabaceae berupa globulin dan hanya terdapat pada biji.protein cadangan terdapat sebagia tubuh protein dan suusnannya beragam.

Penelitian stuktur ultra mengindentifikasi bahwa protein cadangan berakumulasi dalam vakuola dan tampak sebagai tubuh diselubungi oleh satuan membran,yang mungkin berupa tonoplas asal.pada saat perkecambahan,tubuh protein akan larut dan diganti oleh vakuola kecil –kecil yang kemudian bersatu menjadi satu vakuola besar.


















BAB 23
EMBRIO DAN KECAMBAH

1. apakah yang disebut dengan radikula ?
jawaban :
radikula adalah akar yang sudah menunjukkan meristem apeksnya atau sudah lebih berkembang sebagai embrio.

2. bagaimana perkembangan embrio itu sendiri ?
jawaban :
perkembangan embrio yaitu : sel telur dan zigot akan menunjukkan diferensiasi sitologi yang terjadi antara kutub kalaza dan mikropilk.
Di kutub atas ( kalaza ) pertumbuhan embrio berlanjut karena tumbuhan baru yang sesungguhnya berkembang dari sel – sel yang dibentuk di tempat ini.di kutub bawah terbentuk suspensor yang melekatkan embrio pada mikropil dan juga merupakan salah satu mekanisme untuk mengangkat zat hara dari jaringan di sekeliling kepada embrio.

3. buatlah contoh perkembangan embrio,yaitu pada embrio capsella bursa pastoris !
jawaban :
polaritas sumbu pada embrio terlihat pada pembelahan pertama : suatu dinding melintang membagi zigot menjadi dua sel tak sama besar,yakni sel basal yang besar diarah mikrofil,dan sel apikal yang berukuran lebih kecil.sel basal membelah melintang dan sel terminal membeah memanjang sehingga terjadi proembrio bersel empat atau tetrad.kemudian akan di ikuti kedua pasangan sel itu secara terpisah.masing. masing- masing dari kedua sel terminal membelah memanjang sehingga terbentuk stadium kuadran.dalam setiap sel kuadran terjadi pembelahan melintang sehingga diperoleh stadium oktan.

4. berapa jumlah embrio pada biji dikotil? apakah sebuah biji dikotil yang dibagi dua dapat tumbuh dua-dua nya jika ditanam?
Jawaban :
Umumnya jumlah embrio pada biji dikotil hanya satu. Kalau biji dikotil dibagi dua (mungkin maksudnya kotiledonnya), maka yang akan tumbuh hanya satu, yaitu kotiledon yang ada embrionya. Pada tumbuhan berbunga (Angiospermae), biji terdiri dari embrio (yang akan berkembang menjadi tanaman) dan endosperma (cadangan makanan untuk menyokong pertumbuhan awal); tapi pada tumbuhan dikotil fungsi endosperma ini digantikan oleh kotiledon, kecuali pada beberapa tumbuhan dikotil seperti jarak (Ricinus communis) dimana endosperma tetap memegang peranan sebagai tempat menyimpan makanan.
Pada beberapa tanaman dikotil yang lain, ada biji yang mempunyai banyak embrio sehingga disebut 'poliembrioni'. Coba ambil biji jeruk (bukan jeruk bali), kemudian kupas kulit bijinya, maka akan terlihat di situ banyak embrio (masing-masing beserta kotiledonnya).

5. apakah yang disebut dengan perkecambahan ?
jawaban :
Perkecambahan (Ing. germination) merupakan tahap awal perkembangan suatu tumbuhan, khususnya tumbuhan berbiji. Dalam tahap ini, embrio di dalam biji yang semula berada pada kondisi dorman mengalami sejumlah perubahan fisiologis yang menyebabkan ia berkembang menjadi tumbuhan muda. Tumbuhan muda ini dikenal sebagai kecambah.
Contoh perkecambahan pda monokotil dan dikotil :


















6. bagaimana proses perkecambahan pada tumbuahan !
jawaban :
Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi (berarti "minum"). Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik.
Kehadiran air di dalam sel mengaktifkan sejumlah enzim perkecambahan awal. Fitohormon asam absisat menurun kadarnya, sementara giberelin meningkat. Berdasarkan kajian ekspresi gen pada tumbuhan model Arabidopsis thaliana diketahui bahwa pada perkecambahan lokus-lokus yang mengatur pemasakan embrio, seperti ABSCISIC ACID INSENSITIVE 3 (ABI3), FUSCA 3 (FUS3), dan LEAFY COTYLEDON 1 (LEC1) menurun perannya (downregulated) dan sebaliknya lokus-lokus yang mendorong perkecambahan meningkat perannya (upregulated), seperti GIBBERELIC ACID 1 (GA1), GA2, GA3, GAI, ERA1, PKL, SPY, dan SLY. Diketahui pula bahwa dalam proses perkecambahan yang normal sekelompok faktor transkripsi yang mengatur auksin (disebut Auxin Response Factors, ARFs) diredam oleh miRNA.[1]
Perubahan pengendalian ini merangsang pembelahan sel di bagian yang aktif melakukan mitosis, seperti di bagian ujung radikula. Akibatnya ukuran radikula makin besar dan kulit atau cangkang biji terdesak dari dalam, yang pada akhirnya pecah. Pada tahap ini diperlukan prasyarat bahwa cangkang biji cukup lunak bagi embrio untuk dipecah.

7. apa saja tipe – tipe perkecambahan !
jawaban :
Berdasarkan posisi kotiledon dalam proses perkecambahan dikenal perkecambahan hipogeal dan epigeal. Hipogeal adalah pertumbuhan memanjang dari epikotil yang meyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah. Kotiledon relatif tetap posisinya. Contoh tipe ini terjadi pada kacang kapri dan jagung. Pada epigeal hipokotillah yang tumbuh memanjang, akibatnya kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah. Perkecambahan tipe ini misalnya terjadi pada kacang hijau dan jarak. Pengetahuan tentang hal ini dipakai oleh para ahli agronomi untuk memperkirakan kedalaman tanam.





_ SELESAI _

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar